Sabtu, 21 April 2018

Langgam konsumeristikmu

Aku ingin tidur diatas alis mata palsumu yang lebat itu sambil bermimpikan mimpi-mimpi konsumeristikmu. Waktu itu telingaku ingin mendengar keletap-keletup bunyi tumit kasut rekaan Choo yang kau selalu sebut sebut saat melatah. Sungguh aku terima seadanya kedua buah dadamu yang ranum dek suntikan yang kau lakukan di Bangkok dahulu.  Oh sayang aku sedang nyenyak tidur dengan kedua tanganku selesa meramas kedua punggungmu yang selalu kau sarungkan dengan seluar dalam yang harganya lebih mahal dari gaji semingguku. 

Tiada ulasan: